Lompatan Katak Ala Jokowi

narahubung.id – Presiden atau Jokowi pada Selasa 21 Oktober 2021 bertolak ke Kalimantan Utara (Kaltara) dalam rangka groundbreaking Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi di Bulungan.

Jokowi mengatakan pemerintah akan memulai transformasi ekonomi Indonesia. Yakni dengan tidak lagi mengekspor bahan-bahan mentah (raw material), namun mengekspor bahan setengah jadi atau bahan jadi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut transformasi dengan mengekspor bahan setengah jadi atau bahan jadi merupakan sebuah lompatan katak.

“Kita (Pemerintah) akan memulai transformasi ekonomi Indonesia. Dari yang kita sudah bertahun-tahun bertumpu kepada sumber daya alam, ekspor raw material, ekspor bahan-bahan mentah sekarang kita akan masuk kepada hilirisasi, kepada industrialisasi bahan-bahan mentah kita. Yang diekspor bukan bahan mentah lagi, yang diekspor bukan raw material lagi tetapi adalah barang setengah jadi atau barang jadi dan yang di Kalimantan Utara ini nanti adalah hampir semuanya adalah barang jadi” ujar Jokowi dalam sambutannya.

“Inilah lompatan katak, sebuah lompatan yang ingin kami lakukan, leapfrog yang ingin kita lakukan dan ini akan kelihatan manfaatnya secara riil 5 sampai 10 tahun dari sekarang,” sambungnya.

Disamping itu, Jokowi meminta jajarannya di pemerintah pusat maupun kepala daerah untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) dalam mendukung kawasan industri hijau. Menurut Jokowi, SDM dengan kualifikasi yang baik harus mulai dipersiapkan.

“Saya meminta kepada para menteri gubernur dan bupati juga persiapan SDM dalam mendukung kawasan industri ini Karena ini membutuhkan SDM -SDM yang memiliki kualifikasi yang baik, siapkan (SDM) mulai sekarang,” katanya.

Kepala Negara mengatakan, dalam masa konstruksi nantinya akan muncul sekitar 100 ribu tenaga kerja yang dibutuhkan.

“Pada saat operasi, hanya di sini saja, belum anak cucu turunan dari produk-produk yang dihasilkan itu 60 ribu perkiraan saya lebih dari 200 ribu plus anak cucu turunan dari produk-produk yang dihasilkan,” sebutnya.

KIPI Tanah Kuning-Mangkupadi kata Jokowi bakal jadi kawasan industri hijau terbesar di dunia. Kawasan indstri hijau ini juga akan menggunakan teknologi-teknologi mutakhir atau hi-tech.

“Karena yang dihasilkan adalah nantinya ada Sodium-ion, Lithium-ion, ada Semikonduktor ada Petrochemical yang semua nanti turunannya akan bisa menjadi tekstil menjadi produk-produk yang lainnya. Akan muncul produk dari sini ke green aluminium, solar panel, industrial silicone semuanya akan muncul dari Kalimantan Utara ini, dari kawasan ini,” ujar Jokowi.

Jokowi mengatakan, investor dari Indonesia, China dan Uni Emirat Arab sudah berkomitmen untuk berinvestasi di wilayah KIPI. Untuk itu, ia berharap adanya kondusifitas selama proses pembangunannya.

“Saya minta kepada kapolda, kapolres, pangdam, kodim, gubernur dan bupati, kawal secara detail kawasan ini agar kondusif dan aman sehingga investasi betul-betul bisa melakukan percepatan pembangunan di sini. Jangan sampai ada persoalan sekecil apapun,” harap dia.

Mantan Walikota Solo ini juga menyinggung soal proses perizinan agar tidak bertele-tele. Ia berharap setiap izin bisa dikeluarkan hanya dalam hitungan jam.

“Mengenai izin-izin jangan tunggu-tunggu, pakai minggu pakai hari, ga ada. Jam keluarkan untuk menunjukan kalau kita serius terhadap pembangunan kawasan ini. Saya tidak mau lagi dengar izinnya terlambat,” pungkasnya.

Naskah : Dicky

Grafis : J.O

Berita Lain