Masih Ada Orang Tua yang Menolak Vaksinasi Anak

narahubung.id – Kick Off vaksinasi COVID-19 untuk anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Bulungan telah dimulai pada 15 Desember 2021 lalu. Namun, masih ditemukan sejumlah orang tua yang menolak anaknya untuk divaksin.

Kepala Bidang Pencegahan, Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinkes Bulungan, dr. Velix Toding Sima mengatakan untuk pemberian vaksinasi anak usia 6-11 Tahun di Bulungan hanya tinggal di wilayah yang sulit diakses. Tetapi, bukan berati di perkotaan sudah semua anak divaksin.

“Belum semua, karena masih ada beberapa orang tua yang menolak anaknya untuk divaksin,” kata Velix kepada narahubung.id, Rabu (26/1/2022).

dr. Velix Toding Sima juga mengungkapkan, hingga saat ini tingkat capaian vaksinasi anak dosis satu sudah mencapai 62,03 persen. Ditargetkan, minimal 80 persen hingga akhir bulan ini.

“Iya, kita berharap puskesmas bisa memaksimalkan pelaksanaan vaksinasi anak ini. Kalau tidak target itu sulit untuk bisa tercapai,” ungkapnya.

Ia juga menyebut bahwa ada juga beberapa anak yang masih pilek. Akhirnya, penyuntikan ditunda. Meski begitu, Dinkes Bulungan akan terus berupaya untuk menyasar calon penerima vaksin yang belum divaksin.

“Sekarang ini kan yang menjadi prioritas kita vaksinasi anak 6-11 tahun. Jadi, kita terus berupaya melakukan pendekatan kepada orang tua agar anaknya mau divaksin,” ujarnya.

Setalah dosis satu, Dinkes Bulungan juga menargetkan vaksinasi dosis dua minimal mencapai 80 persen hingga akhir Februari.

“Jadi, sekarang ini kita kejar terget. Kenapa?, bulan Maret nanti kita akan melakukan imunisasi measles rubella (MR),” ucapnya.

Ia juga mengatakan bahwa untuk vaksinasi dosis satu pada semua kelompok hingga saat ini sudah mencapai 91,35 persen dan 63,35 dosis dua.

“Kalau dosis tiga masih rendah, karena kita baru mulai beberapa minggu ini,” tutupnya.

Berita Lain