Masyarakat Ikut Musnahkan 7 Kg Sabu

TARAKAN – Polres Tarakan memusnahkan barang bukti (BB) narkotika jenis sabu seberat 7 Kg dihadapan masyarakat Kelurahan Selumit Pantai, Beringin yang kini dicanangkan sebagai kampung bersinar (bersih tanpa narkoba), Rabu (6/9/2023).

Selain menyaksikan langsung, salah satu perwakilan masyarakat juga diajak untuk ikut memusnahkan sabu dengan cara dilarutkan kedalam air kemudian diaduk hingga larut.

Kelurahan Selumit Pantai, atau yang biasa disebut Beringin, diketahui dulunya merupakan daerah redzone atau sarangnya peredaran gelap narkoba jenis sabu.

Kapolres Tarakan, AKBP Ronaldo Maradona TPP Siregar mengatakan, pemusnahan dilokasi kampung bersinar ini, merupakan bentuk transparansi kepolisian kepada masyarakat.

“Ini sebagai bentuk transparansi kami kepada masyarakat, kami mengajak masyarakat. Sekaligus ini menjadi simbol kalau masyarakat juga ikut memusnahkan, kita sama-sama ya. Tidak cuman polres Tarakan, BNN, tapi seluruh lapisan masyarakat kita perang sama narkoba ini,” katanya.

Saat ini, pihaknya memiliki beberapa program untuk membuka jalur laporan informasi dari masyarakat. Ia juga menghimbau kepada masyarakat yang ingin melaporkan agar tidak ragu.

“Kami saat ini memiliki program untuk membuka jalur laporan informasi. Masyarakat tidak perlu ragu, identitas untuk kasus narkoba sesuai undang-undang itu harus kami lindungi pemberi informasinya. Kami punya layanan sekarang balak enam ya, dengan program gaplek dengan asistensi polisi lewat literasi,” ujarnya.

Balak enam, merupakan program yang konsen di satuan Reserse Narkoba Polres Tarakan. Adapun nomor pengaduan di balak enam tersebut, langsung dipegang dan diterima langsung oleh Kepala Satuan (Kasat) Resnarkoba.

“Balak enam itu untuk programnya satuan reserse narkoba, bersama melawan kejahatan terhadap narkoba di masyarakat. Itu ada nomor telepon pengaduan. Itu nanti langsung dipegang sama kasat narkoba,” imbuhnya.

“Program ini terbukti ampuh, contoh yang 7 Kg ini kami dapatkan melalui program itu informasi awalnya,” tambahnya.

Disinggung berapa lama respon dari pelaporan informasi tersebut, ia menjawab dilalui dengan verifikasi dan validasi terlebih dahulu informasinya. Selanjutnya, anggota langsung menyelidiki ke lapangan.

“Narkoba ini kejahatan luar biasa, proses penyelidikannya pasti kita kerjakan. Kami juga kemudian meminta bukti atau informasi lanjutan,” bebernya.

Soal kejahatan narkoba, pihaknya berkomitmen serius dalam penanganannya. Ia juga meminta kepada masyarakat yang melaporkan agar bekerjasama untuk mempermudah penyelidikan.

“Mungkin kalau anggota kami meminta ketemu untuk mendalami informasi, ya kami menunjukkan komitmen yang serius. Dan untuk identitas pelapor/pemberi informasi pasti akan kami lindungi,” tutupnya.

Berita Lain