Membaca Peta Politik Pilgub Kaltara 2020
Dinamika politik Pilgub Kaltara berlangsung penuh kejutan. Mundurnya sejumlah kandidat hingga tarik ulur dukungan partai politik menjadi hal yang lumrah.
Tiga bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Pilkada Kaltara 2020 secara resmi mendaftar di KPU, Minggu (6/9/2020).
Mereka adalah Zainal Arifin Paliwang-Yansen Tipa Padan, Udin Hianggio-Undunsyah, dan Irianto Lambrie-Irwan Sabri.
Lantas bagaimana peta politik ketiga kandidat?
Zainal-Yansen (ZIYAP)
Pasangan dengan akronim ZIYAP ini mendapat dukungan dari Partai Demokrat, PPP, Gerindra, PDIP. Dukungan untuk Zainal-Yansen jika akumulasi dalam kursi, maka menghasilkan 15 kursi dari 7 kursi yang disyaratkan KPU untuk maju Pilgub.
Rinciannya, Partai Demokrat (4 kursi), PPP (1 kursi), Gerindra (5 kursi), dan PDIP (5 kursi).
Pasangan ini juga mendapat dukungan dari partai non parlemen, yakni Partai Gelora dan PKPI.
Pasangan Zainal Arifin Paliwang dan Yansen Tipa Padan yakin bisa menang dan meraih suara 70 persen di Pilkada Kaltara 2020. Zainal mengatakan, seluruh struktur partai pengusung akan turun gunung. Sebagai penantang pertahana, pasangan ini pantas diperhitungkan.
“Semuanya (peraihan suara di Pilkada) 70 persen insyaallah,” ujarnya sesaat usai mendaftarkan diri di KPU Kaltara, Minggu (6/9/2020) kemarin.
Sementara itu, calon wakil gubernur pendamping Zainal, Yansen TP tak mempermasalahkan batalnya dukungan PKB dan Hanura ke pasangan ZIYAP diakhir waktu pendaftaran.
“Itu sesuatu yang wajar terjadi di dalam perpolitikan kita. Jadi kita hormati keputusan itu,” kata Yansen.
Udin-Undun (Bersyukur)
Pasangan Udin Hianggio dan undunsyah secara mengejutkan muncul sebagai bakal calon gubernur dan wakil gubernur Pilkada Kaltara 2020. Duet ini tercapai hanya selang sehari sebelum pendaftaran dibuka oleh KPU.
Berkat lobi-lobi, U2 berhasil menarik dukungan Hanura dan PKB yang semula mendukung pasangan ZIYAP.
Koalisi kedua partai ini menghasilkan 7 kursi yaitu Hanura (5 kursi) dan PKB (2 kursi).
Bakal calon gubernur Kaltara, Udin Hianggio mengaku lega berkas pencalonannya dengan Undunsyah untuk Pilkada Kaltara 2020 telah diterima dan dinyatakan lengkap oleh KPU pada Minggu (6/9/2020) kemarin.
“Alhamdulillah berkas yang kita sampaikan dinyatakan diterima,” katanya.
Sementara itu, bakal calon wakil gubernur Kaltara, Undunsyah menyampaikan terimakasihnya kepada parpol pengusung yang sudah mempercayai pasangan U2 untuk maju Pilkada Kaltara.
“Saya bersama dengan beliau hadir di tengah masyarakat karena melihat ada hati nurani masyarakat Kalimantan Utara utuk mendukung kami berdua. Ada jasad dan filosofi perjuangan PKB didalamnya, sehingga inilah motivasi kami untuk membangun, kami datang, kami melihat dan kami harus menaklukan dan jadi menang,” ucap Undun.
Irianto-Irwan (IRAW)
Sementara itu, bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Pilkada Kaltara 2020 Irianto Lambire-Irwan Sabri hadir di KPU sebagai pendaftar terakhir.
Pasangan IRAW tiba di Kantor KPU Provinsi Kaltara, Jalan Sengkawit, Tanjung Selor, Minggu (6/9/2020) pukul 14.00 WITA. Selain diantar sekitar puluhan pendukung, pasangan ini diantar seni hadrah dan Paskibra.
Pasangan IRAW diusung Nasdem, Golkar, PKS, PAN, Perindo, dan PBB. Gabungan partai ini punya 13 kursi di DPRD. Selain partai itu, pasangan ini juga mendapatkan dukungan dari partai non parlemen, yakni Partai Berkarya dan PSI.
“Alhamdulillah tadi syarat-syarat pendaftaran baik dari parpol pengusung maupun syarat dari calon itu dinyatakan memenuhi syarat sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Irianto sesaat setelah pendaftaran. (dc/nr)