Mendekati Debat Publik, KPU Kaltara Matangkan Persiapan
TANJUNG SELOR, narahubung.id – KPU Kaltara terus matangkan persiapan pelaksanaan debat publik paslon gubernur dan wakil gubernur di Pilgub Kaltara 2020 yang akan digelar pada Minggu (25/10/2020).
Ketua KPU Kaltara, Suryanata Al Islami mengatakan, sampai saat ini, persiapan debat perdana sudah diangka 90 persen. Untuk materi, soal dan lainnya sudah hampir difinalkan oleh tim perumus.
“Sementara kalau dari media partner, saat ini sedang kita proses juga untuk finalisasi,” ujarnya, Kamis (22/10/2020).
Debat publik perdana nantinya akan mengangkat tema persoalan hukum, korupsi, penanggulangan narkoba, perdagangan manusia, tata kelola pemerintah, dan pelayanan publik.
“Sedangkan untuk penanganan COVID-19 sebagaimana yang diharapkan pemerintah, itu tetap akan kami masukkan. Tapi di debat publik yang kedua nanti. Ini bagian dari kami memperhatikan masukan dari pemerintah,” sambungnya.
Tema debat publik ini kata Surya ditentukan pihaknya berdasarkan arahan dari KPU RI. Berdasarkan ketentuan yang berlaku dalam Peraturan KPU (PKPU) nomor 13 tahun 2020, debat publik ini hanya dapat dihadiri oleh paslon, 4 orang perwakilan dari paslon, 2 orang perwakilan dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), dan 5 komisioner KPU.
“Jadi tidak ada panelis. Ini untuk menghindari terjadinya conflict of interest,” jelasnya.
Semua dirumuskan secara bersama-sama oleh tim yang sudah ditetapkan. Dalam hal ini, proses perumusan dari soal-soal yang akan didebatkan nanti masih terus berproses.
Selain itu, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan liaison officer (LO) dari masing-masing paslon terkait persiapan debat ini. Namun, untuk siapa yang akan menjadi tim perumus, tim pakar dan moderator debat nantinya, saat ini belum dapat disampaikan oleh KPU.
“Tapi insya Allah, orang-orang yang kami tunjuk ini adalah orang-orang yang berintegritas. Semoga bagian dari ikhtiar yang kami lakukan ini dapat diterima oleh semua pihak,” tutupnya. (dc/nr)