Mengenal Petengkik dan Lazudo, Olahraga Khas Masyarakat Desa Pimping

narahubung.id – Dalam rangkaian perayaan tradisi meja panjang di Desa Pimping, Kecamatan Tanjung Palas Tengah berbagai macam adat dan tradisi ditampilkan, yang menjadi unik salah satunya ialah olahraga petengkik dan lazudo.

Masyarakat dayak Desa Pimping menyebut Petengkik dan Lazudo sudah ada sejak dulu dan digunakan sebagai hiburan masyarakat dalam melatih keseimbangan dan ketahanan.

Ketua Adat Desa Pimping, Ajang Lajan mengatakan Petengkik dan Lazudo merupakan olahraga hiburan bagi masyarakat yang menggunakan keterampilan dan keseimbangan bagi yang memainkannya.

“Petengkik itu bersenggolan melalui lutut dengan menggunakan satu kaki, yang keluar dari batas yg telah ditentukan dinyatakan kalah, sedangkan Lazudo itu seperti gulat tapi duduk menggunakan kaki yang saling bersilangan, dan tangan seperti itu, dan yang jatuh kearah kanan atau kiri dinyatakan kalah,” jelasnya kepada narahubung.id, Senin (3/12/2021).

Ia juga menjelaskan bahwa konsep olahraga Petengkik dan Lazudo ini berdua dan berhadapan, hal yang harus dimilki saat bermainnya ialah taktik dan keterampilan.

“Kalau main Petengkik itu banyak taktiknya, saat orang menyenggol kita, kita bisa menghindar dan lawan bisa keluar dari garis yang ditentukan, dilihat dulu juga saat perang orang-orang banyak menggunakan tenaga, taktik dan pondasi, dicoba lah di olahraga ini,” ungkapnya.

Ia juga menilai olahraga ini kurang diminati oleh masyarakat dan berharap kedepannya olahraga ini terus terjaga dan terlestarikan.

“Olahraga ini kurang diminati oleh masyarakat, sebaiknya harus terus dilestarikan, khususnya kepada anak-muda yang ada,” tutupnya. (rhl/nr)

Berita Lain