Moraturium Pemekaran Daerah Urung Dicabut, DPRD Jaga Komunikasi ke Pusat
TANJUNG SELOR, narahubung.id – Sampai saat ini Pemerintah tetap pada keputusannya untuk tidak membuat kebijakan pemekaran atau Daerah Otonomi Baru (DOB).
Namun demikian, DPRD Kaltara berkomitmen tetap berkomunikasi ke pusat perihal kemungkinan pencabutan moraturium DOB.
Wakil Ketua I DPRD Kaltara, Andi Hamzah mengatakan, rekomendasi terbentuknya lima DOB di Kaltara merupakan harapan warga, agar pembangunan lebih cepat terutama pembangunan infrastruktur, pariwisata, pendidikan, dan kesehatan yang dapat menyentuh langsung hingga ke pelosok.
“Kita di DPRD tidak bisa dipisahkan dari masyarakat itu sendiri. Jadi apa yang menjadi keinginan masyarakat berarti itulah juga yang menjadi keinginan kita,” ujarnya saat disua narahubung.id beberapa waktu lalu.
Andi Hamzah menuturkan, secara kelembagaan DPRD akan intens melakukan komunikasi ke tingkat pusat. Apalagi saat ini Provinsi Kaltara memiliki sejumlah wakil di DPR RI.
“Sebagai wakil masyarakat kita akan memfasilitasi itu, ini sebagai bentuk perjuangan kita di DPRD,” ucap dia.
Lanjut, Politisi Partai Gerindra ini menyatakan, tim presidium dari lima calon DOB mesti belajar dari daerah yang sudah lebih dulu mekar. “Penting juga melihat keseriusan dari masyarakat itu sendiri melalui presidiumnya. Contoh pada saat pemekaran KTT, jika ditinjau dari semua aspek yang ada, aspek politiknya saja yang kuat. Jadi ketika daerah itu ingin dimekarkan menjadi DOB dan selama regulasi itu masih ada sebenarnya bisa,” imbuhnya.
Lebih jauh Andi Hamzah berharap komitmen dari tim presidium yang ada. Kekuatan politik dan masyarakat sangat penting dalam mengawal realisasi DOB.
“Tanpa kekuatan itu saya rasa akan susah. Tapi kita (DPRD) akan terus mengawal perkembangan DOB ini,” tutupnya.
Untuk diketahui, lima DOB yang diusulkan Kaltara yakni, DOB Kabupaten Bumi Dayak Perbatasan (Kabudaya), DOB Kabupaten Krayan dan DOB Kota Sebatik, pemekaran dari Kabupaten Nunukan, DOB Kabupaten Apau Kayan, pemekaran dari Kabupaten Malinau dan Kota Tanjung Selor. (dc/nr)