Patroli Gabma Cek 32 Patok Perbatasan Negara
narahubung.id – Beberapa waktu lalu, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Tentara Diraja Malaysia (TDRM) melakukan patroli gabungan bersama (Gabma) di perbatasan untuk mengecek sekitar 32 Patok perbatasan.
Komandan Korem (Danrem) 092/Maharajalila, Brigjen TNI Ari Estefanus mengatakan, patroli gabungan tersebut bertujuan untuk menginventarisir kondisi patok-patok yang berada di perbatasan.
“Inventarisir patok-patok yang sudah ada di di perbatasan ini berujuan untuk mengetahui ada yang rusak atau tidak, kemudian ada yang hilang atau tidak, itu kita laksanakan secara bersama-sama di patroli gabma,” kata Brigjen TNI Ari kepada narahubung.id, Kamis (29/12/2022).
Nantinya, hasil patroli tersebut akan dilaporkan lebih lanjut ke pimpinan. Sejauh ini, hasil patok-patok yang dikunjungi eksis dan tetap pada posisinya.
“Dari laporannya untuk sementara belum ada yang bergeser,” ucapnya.
Saat ditanyai terkait jumlah personel penjaga di perbatasan, Jenderal Bintang satu tersebut menyebut saat ini jumlahnya dirasa sangat cukup dan ideal.
“Karena kita sudah menggelar 32 pos perbatasan dengan hampir kekuatan Satgas Pamtas itu hampir 2 Batalyon yaitu sekitar 900 orang personel, ditambah oleh satgaster dari kodim-kodim, jadi saat ini sudah cukup ideal,” ungkapnya.
Ia juga menyebut bahwa hari Kamis, (29/12/2022), merupakan kali pertamanya ia melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) di Kodim 0903/Bulungan setelah beberapa waktu lalu di lantik sebagai Danrem 092/Maharajalila.
“Ada 5 poin pengarahan yang saya berikan kepada anggota Kodim 0903/Bulungan yang intinya adalah kekompakan dan kebersamaan dalam menjalankan tugas, jangan ada pelanggaran, kemudian yang ketiga jaga kesehatan individu dan keluarga, kemudian yang keempat jaga keharmonisan rumah tangga, kemudian yang terakhir adalah motto saya yaitu SIAP (Sigap, Inovatif, Adaptif, dan Patriot),” tutupnya. (Rhl)