PDK Kosgoro 1957 Kaltara siap Sinergi dengan Pemkot Tarakan, Edukasi Pemilihan Sampah dari Rumah jadi Program Awal

TARAKAN – Bertempat di ruangan kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tarakan, PDK Kosgoro 1957 Kaltara melaksanakan audiensi dengan Bappeda Kota Tarakan pada Jumat (24/1/25) siang. 

Ketua PDK Kosgoro 1957 Kaltara, Andravirti Karita melalui sekretaris Sukma Ardiansyah mengatakan bahwa audiensi ini sebagai langkah awal kiprah Kosgoro di Kaltara bersama-sama dengan pemerintah mewujudkan cita-cita besar terbentuknya provinsi Kalimantan Utara yakni mensejahterakan seluruh masyarakat Kaltara, 

“Ya, ini sebagai langkah awal kita membersamai proses pembangunan provinsi yang kita cintai ini dengan mengusung strategi kolaboratif dengan pemerintah daerah sebagai civil society untuk mewujudkan cita-cita besar Kaltara,” kata Sukma Ardiansyah.

Ia menambahkan bahwa langkah kongkret yang dilakukan adalah dengan melakukan edukasi kesadaran masyarakat terhadap jenis-jenis sampah dari rumah.

“Berdasarkan arahan Kepala Bappeda Tarakan tadi, kita akan coba komunikasi teknis kepada dinas terkait dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tarakan sebagai prosedur awal dan utama, semoga ini bisa dikolaborasikan dengan ketersediaan sumber daya manusia dari anggota Kosgoro Tarakan yang sudah ada sampai tingkat Kecamatan dan Kelurahan di Tarakan,” tandasnya.

Kepala Bappeda Tarakan Dr. Catur Hendratmo, S.T.P., MM, menyambut baik inisiatif Kosgoro tersebut dengan berharap agar langkah kreatif dan positif ini berjalan sinambung. 

“Tentu kita sambut baik inisiatif kawan-kawan Kosgoro ya, tentu dengan harapan ini tidak sekedar isu dan wacana atau hanya opini, tapi wujud dalam karya nyata dan aksi di lapangan,” tegas pria yang akrab disapa Bang Catur ini.

Mantan Kepala Bagian Ekonomi Pemkot Tarakan ini juga berharap agar inisiatif seperti ini juga membawa dampak positif bagi masyarakat secara umum.

“Setelah nanti jadi program kerja, kita semua berharap tujuan akhir untuk mensejahterakan dan mewujudkan pembangunan yang merata serta dalam hal edukasi teknis pemilahan sampah ini kelak bisa membawa dampak positif bagi masyarakat Tarakan,” katanya.

Wakil Sekretaris PDK Kosgoro 1957 Kaltara Raat Rifandi menjelaskan follow up dari kegiatan ini nanti adalah menentukan teknis input dan output dari program edukasi pemilahan sampah ini. 

“Satu dua bulan mendatang kita akan menyusun presentasi teknis di bawah arahan Dinas Lingkungan Hidup Tarakan dan seluruh stake holder hingga ke Kelurahan nantinya, sehingga jelas input nya apa saja dan outpunya apa saja,” kata pria yang lulus terbaik dalam Academy Golkar Institut 2024 silam ini.

Rifandi juga menyatakan bahwa output pemilahan sampah nanti bisa berbentuk pupuk, maggot serta produk non organik seperti bubur plastik dan sejenisnya. 

“Dampak ekonomi bagi masyarakat akan kita kedepankan sebagai bentuk motivasi partisipasi masyarakat, output yang kita harapkan berupa bubur plastik, maggot, pupuk dan sejenisnya akan kita prioritaskan dalam program kami ini,” tegas Rifandi.

Sekedar diketahui, maggot adalah larva dari lalat Black Soldier Fly (BSF) atau Hermetia illucens. Maggot dapat menguraikan sampah organik dengan cepat dan menghasilkan kompos organik. Maggot juga dapat menjadi pakan ternak, seperti ayam, burung, dan ikan.

Berita Lain