Pelepasan 81 Siswa-siswi Penerimaan Beasiswa ENM Grup

TANJUNG SELOR – Pelepasan mahasiswa penerima beasiswa tingkat perguruan tinggi Energi Nusa Mandiri (ENM) grup tahun ajaran 2023/2024 diikuti sebanyak 81 siswa-siswi.

Untuk dapat masuk dan menerima beasiswa, tentu ada tahapan yang harus dilalui. Yaitu tahapan sosialisasi hingga tahapan seleksi dengan proses indentifikasi calon penerima beasiswa, psikotes dan wawancara.

Lalu tahap terakhir dengan universitas-universitas pilihannya. Dan menjalin kerjasama dengan lembaga sebanyak 14 lembaga pendidikan yang terbagi menjadi lima universitas dalam negeri serta tujuh politeknik. Dan di universitas dari luar negeri yaitu negara China.

Menanggapi hal tersebut Kepala Desa Salimbatu, Kecamatan Palas Tengah Asnawi, yang juga hadir dalam kegiatan pelepasan mahasiswa penerima beasiswa dari ENM grup, sebagai pemerintah desa berharap agar kedepannya perusahaan tetap memberikan perhatian khusus terutama pada anak-anak yang ada di Kabupaten Bulungan.

Pasalnya harapan masyarakat yang kurang mampu yang mempunyai keinginan untuk kuliah di kota dan luar kota tentunya membutuhkan biaya yang cukup besar, namun dengan adanya bantuan dari pihak perusahaan ENM grup ini tentu tentu diharapkan siswa-siswi ini harus lebih semangat dalam menempuh pendidikan yang lebih baik.

“Untuk di desa saya (Salimbatu) itu ada lima anak yang dapat beasiswa dua di Bandung, tiga di Tarakan, nah untuk desa Salimbatu sudah banyak yang terbantu dengan adanya beasiswa, mungkin jumlahnya sudah puluhan. Bahkan ada yang kuliah di China dan hampir setiap tahun anak dari Salimbatu ada,” ucapnya, Jumat (28/7).

“Kami harap beasiswa ini ada setiap tahun, karena lulusan baru di tingkat SM/SMK untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi tentu harus kuliah,” ucapnya lagi.

Salah satu orang tua siswa penerima beasiswa dari ENM grup Muhammad Sofyan mengatakan, ia sangat bersyukur bahwa anaknya terpilih, mendapatkan beasiswa dengan jalur golden tiket atau masuk tanpa tes.

Sebagai orang tua ia merasa sangat terbantu dalam menyekolahkan anaknya di salah satu perguruan tinggi politeknik yang di Surabaya.

“Kami sebagai orang tua tentu berharap semoga proses beasiswa ini dapat berkelanjutan, dan untuk 81 anak-anak kami sebagai orang tua tentu berharap agar bisa mempergunakan kesempatan ini dengan baik dan bersungguh-sungguh,” terangnya.

Sementara itu Direktur Bisnis dan Development PT.PKN Tria Suprajeni mengatakan, dengan adanya program ini, pihaknya berharap dapat terus berkontribusi maksimal bagi kemajuan pendidikan lanjutan bagi generasi penerus di Kalimantan Utara (Kaltara) khususnya Bulungan agar kedepannya mereka menjadi bagian untuk memajukan dan mendukung pertumbuhan daerah agar dapat bersaing dengan daerah lain.

“Kami sadar, kami memiliki banyak keterbatasan dalam menjalankan program-program kami. Maka dengan itu kami mengajak untuk bersinergi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” tuturnya.

Lanjut kata dia, apalagi saat ini Kaltara melalui proyek strategis banyak membutuhkan sumber daya manusia yang unggul.”Dengan potensi sumber daya yang ada maka perlu kita siapkan generasi penerus yang berdaya saing,” pungkasnya (*)

Berita Lain