Pemkab Bulungan Siapkan Pos Karantina COVID-19
narahubung.id – Memasuki Februari 2022 kasus COVID-19 varian Omicron di Indonesia terus mengalami lonjakkan setiap harinya.
Pemkab Bulungan bersama beberapa gabungan organisasi perangkat daerah (OPD) hari ini mulai melakukan kerja bakti membersihkan rusunawa di Bilangan Sengkawit yang disiapkan untuk tempat pos karantina COVID-19.
“Allhamdulilah hari ini persiapan pos karantina di jalan sengkawit berjalan lancar, kira-kira ada 180-an orang dari Gabungan OPD Pemkab Bulungan yaitu Dinas Kesehatan, BPBD, DLH, Satpol PP, Pemadam Kebakaran, Dinas PUPR-Perkim Prov Kaltara, BNPB Kaltara,” kata Kadis Dinkes Bulungan Imam Sujono, Jumat (11/2/2022).
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan, Imam Sujono mengatakan, persiapan terkait akan difungsikannya segera tempat pos karantina COVID-19 di Rusunawa jalan Sengkawit tersebut masih menunggu perbaikan pipa PDAM secara berkala.
“Ini masih ada masalah air sehingga perlu kita perbaiki dulu oleh Satker Kementrian PU-PR, kalau hari ini bisa selesai dibagusin pipa pengaliran PDAM bersih maka tahap selanjutnya memperbaiki fisik kecil lainnya yaitu atap plafon dekat lantai 2,” jelasnya.
Imam Sujono juga menegaskan, bahwa semua kerusakan fisik sudah dapat teratasi secepatnya, maka 2 (Dua) ruangan di lantai 1 (Satu) dekat pintu lobby rusunawa bisa digunakan Tenaga Kesehatan (Nakes) dan Satpol-PP.
“Nanti lantai satu, ada ruangan khusus Nakes Satgas COVID-19 sama Pol PP yang berada dekat lobby pintu masuk rusun, kemudian ruangan pertemuan, ruang shalat sudah kami sterilkan, supaya ke depannya, orang yang di isolasi di sini, jangan sampai terjadi kontak erat sama kita,” ujarnya. (rhl/nr)
Ia juga menambahkan mengenai akses keluar-masuk Rusunawa tersebut hanya berpusat 1 pintu yaitu dari lobby utama.
“Semua akses pintu keluar masuk hanya 1 arah dari loby utama rusunawa ini, jadi tidak ada akses kabur buat para pasien COVID-19,” ucapnya.
Ia juga menyebut ada sekitar 120 kamar karantina untuk pasien COVID-19 varian Omicron telah disiapkan.
“Jadi ada 120 kamar untuk 120 orang yang telah kita siapkan agar dapat menampung pasien COVID-19,” ujarnya.
Sementara itu, soal ketersediaan listrik ia memastikan dapat teraliri dengan baik setiap kamarnya.
“Begitu juga ketersediaan aliran listrik setiap kamar, sudah siap semua karena pakai token listrik masing-masing sehingga dipastikan dapat berguna dengan baik,” pungkasnya.