Pemudik yang Belum Booster Wajib Antigen
narahubung.id – Pemkab Bulungan akan memberlakukan vaksin booster sebagai syarat untuk mudik lebaran tahun 2022 ini. Bagi mereka yang belum divaksin dosis ketiga akan diwajibkan tes antigen.
Bupati Bulungan, Syarwani memastikan akan terus meningkatkan pengawasan pintu masuk Bulungan. Bagi pelaku perjalanan yang belum divaksin. Khususnya, vaksin booster akan dilakukan tes antigen di tempat.
“Kita juga akan membangun posko di Pelabuhan Kayan II,” kata Syarwani kepada narahubung.id, Sabtu (22/4/2022).
Nantinya, posko tersebut akan memberikan pelayanan vaksinasi bagi warga yang belum menerima vaksin dosis satu, dua dan tiga.
“Jadi, kita akan tetap terus melakukan akselerasi percepatan vaksinasi melalui posko yang akan kita bangun,” ungkapnya.
Soal pelayanan tes antigen diberikan secara gratis apa tidak. Syarwani belum dapat memastikan secara pasti. Namun, orang nomor satu di Bumi Tenguyun tersebut mengaku sudah memerintahkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulungan untuk berkoordinasi dengan kepolisian.
“Iya, kalaupun digratiskan pasti tidak semua pelaku perjalanan kita gratiskan,” bebernya.
Oleh sebab itu, kebijakan tersebut hanya berlaku bagi mereka yang belum menerima vaksin booster pastinya akan dilakukan tes antigen. Sehingga, pelaku perjalanan yang masuk di Bulungan dapat dipastikan dalam keadaan sehat dan bebas dari COVID-19.
“Tetapi, terkait kebijakan tes antigen
untuk pelaku perjalanan ini akan kita bahas lebih lanjut bersama OPD (organisasi perangkat daerah) terkait,” ungkapnya.
Artinya, sebelum pengawasan dimulai 28 April akan ada rapat lebih lanjut terkait hal tersebut. Sementara, untuk pengawasan di pintu masuk melalui jalur darat Bulungan-Berau akan dikoordinasikan dengan provinsi.
“Iya, untuk pengawasan pintu masuk melalui jalur darat akan kita koordinasikan dahulu dengan provinsi. Sekema pengawasannya seperti apa,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinkes Bulungan, H Imam Sujono mengaku siap memberikan layanan tes antigen. Namun, pelayanan tersebut tidak berlaku bagi pelaku perjalanan.
“Antigen yang kita gunakan sekarang ini kan hanya untuk testing and tracing,” ungkapnya.
Untuk persyaratan perjalanan, bisa melakukan tes antigen di pelayanan kesehatan swasta. “Kalau di Dinkes Bulungan tidak bisa melakukan pelayanan antigen bagi pelaku perjalanan. Karena peruntukannya sudah jelas,” pungkasnya. (dc/nr)