Perkecil Peluang Oknum Nelayan Terlibat Peredaran Sabu

narahubung.id – Pada momen Jumat Curhat (7/7/2023) kemaren, Kapolres Tarakan, AKBP Ronaldo Maradona TPP Siregar berkesempatan berkeliling di wilayah sekitaran Pelabuhan Malundung,  Tarakan Timur menggunakan sepeda motor.

Mengunjungi salah satu lokasi nelayan tradisional dilokasi itu, mantan Kapolres Bulungan tersebut menerima keluhan soal kurangnya edukasi kepada nelayan akan bahaya dimanfaatkan sebagai kurir narkoba jenis sabu.

“Terima kasih ketua perhimpunan nelayan memberi masukan. Langkah ini kami akan edukasi sosialisasi ke kampung nelayan. Tujuannya untuk di langkah pencegahannya,” kata AKBP Ronaldo kepada narahubung.id, Sabtu (8/7/2023).

Menurut data, penyelesaian kasus narkoba di Kaltara, khususnya Kota Tarakan kerap kali melibatkan oknum nelayan yang kurang mengerti dan paham.

“Data selama ini, penyelesaian kasus narkoba banyak melibatkan oknum nelayan yang dimanfaatkan. Dari tidak tahu jadi tahu. Peredaran itu modusnya sudah pernah saya sampaikan ada lewat tambak,  pelabuhan tikus. Ini saran bagus dari masyarakat kami tampung dan akan kami tindaklanjuti,” jelasnya.

Atas terselenggaranya kegiatan ini, mantan Kasat Narkoba Polres Jakarta Barat tersebut memberikan apresiasi atas dukungan dari seluruh ketua RT.

“Terima kasih untuk ketua rt kegiatan ini didudung penuh. Harapan saya kalau kita semua punya pemahaman sama untuk kamtibmas, tarakan ini aman kok,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Kaltara, Rustan yang hadir menyampaikan langsung kepada Kapolres Tarakan meminta Bhabinkamtibmas di daerah pesisir untuk mengingatkan dan mengedukasi para nelayan akan bahaya narkoba.

“Kami berterimakasih kepada pak Kapolres yang sudah meerspon dan meminta anggota turun ke masyarakat nelayan untuk mengedukasi akan bahaya terjerumus dan terlibat ke peredaran gelap narkoba,” singkatnya.

Adapun kegiatan Jump Curhat ini bertempat di Gedung Tarakan Marenu (GTM) Lingeas Ujung, serta berkolaborasi dengan Forum Komunikasi Ketua Rukun Tetangga (FKKRT) Tarakan tersebut dihadiri Wali Kota Tarakan, Kapolres Tarakan beserta jajarannya, ketua MUI, camat, lurah, tokoh masyarakat dan seluruh ketua RT se-Kota Tarakan. (rhl/nr)

Berita Lain