Pesan Kapolda Kepada Warga Agar Jaga Lingkungan

Kapolda Kaltara Irjen Pol Bambang Kristiyono
Kapolda Kaltara Irjen Pol Bambang Kristiyono

TANJUNG SELOR, narahubung.id – Ditengah keindahan alam dan lingkungan yang dimiliki Kaltara, kita memiliki beberapa kawasan yang rawan bencana. Untuk itu dibutuhkan kesadaran masyarakatnya untuk melestarikan lingkungan guna mengurangi risiko bencana alam.

Kapolda Kaltara Irjen Pol Bambang Kristiyono melalui Kabid Humas, Kombes Budi Rachmat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga lingkungannya masing-masing. Dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat.

“Semuanya kita harus waspada. Supaya tidak banjir, jangan buang plastik sembarangan dan jaga lingkungan masing-masing,” ujarnya, Kamis (21/1/2021).

Dia menegaskan, jika terjadi bencana alam seperti banjir, tentu akan berdampak buruk pada warga itu sendiri. Selain dari sisi kesehatan, musibah banjir ini juga berdampak secara ekonomi.

“Musibah banjir itu kan biasanya karena ulah manusia sendiri. Makanya dari sekarang, kita jaga lingkungan kita masing-masing. Dan juga jangan melakukan penebangan pohon di ruang hijau secara ilegal. Karena pasti kita juga yang akan dirugikan,” imbuh dia.

Kondisi cuaca yang tak menentu membuat potensi bencana alam bisa saja terjadi sewaktu-waktu. Untuk itu, jajaran kepolisian intens melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kita terus koordinasi dengan unsur lainnya. Kita minta data, daerah mana saja yang sudah terkena musibah (banjir dan longsor). Karena kita upayakan, tidak ada korban jiwa jika terjadi,”

Lanjut, Budi menuturkan, Operasi Aman Nusa saat ini masih terus berlanjut. Operasi dalam rangka kontijensi bencana dimusim hujan saat ini memang telah disiagakan. Seluruh personel yang terlibat dalam operasi itu tidak hanya dari kepolisian saja. Dalam operasi itu juga dibentuk tim satuan tugas (satgas) yang terdiri unsur kepolisian, TNI, BPBD, Basarnas serta stakeholder terkait lainnya.

Penanganan meliputi bencana alam seperti banjir, puting beliung, tanah longsor, serta kebakaran hutan dan lahan. Beberapa hal yang menjadi fokus dalam operasi ini adalah korban bencana, lokasi kejadian, tempat penampungan dan posko kesehatan hingga logistik.

“Sudah dibuat rencana kontijensi untuk bencana alam seperti, banjir, longsor, kalau musim kemarau itu karhutla (kebakaran hutan dan lahan),” ungkapnya.

Lebih jauh dijelaskannya, untuk titik fokus dalam bencana alam ini memang belum terpusat untuk di Kaltara. Namun seluruh jajaran Polres di wilayah hukum Polda Kaltara diminta untuk selalu bersiaga, sebagai antisipasi jika kemungkinan terjadi musibah apapun.

“Sekarang ini kita lihat sudah masuk musim hujan. Bahkan sudah ada di daerah terjadi bencana alam longsor dan banjir. Makanya seluruh jajaran kita minta untuk selalu siaga,” pungkasnya. (dc/nr)

Berita Lain