Peserta Kejuaraan Tenis Pangeran Khar Cup II Tetap Semangat Meski Sempat Diguyur Hujan

narahubung.id – Kejuaraan Tennis Pangeran Khar Cup II yang berlangsung sejak tanggal 14 hingga 18 Januari di warnai curah hujan yang tinggi sejak hari pertama turnamen ini berlangsung.

Kembalinya kejuaraan tenis di Bulungan menambah semangat dan mendorong prestasi agar kompetisi tenis terus berlanjut di Kaltara, khususnya Kabupaten Bulungan.

Owner Hotel Pangeran Khar, H. Saleh Pangeran Khar mengatakan bersyukur atas terlaksananya Kejuaraan ini dengan sukses.

“Intinya alhamdulillah telah terlaksana, terselenggaranya Turnamen Tenis Pangeran Cup II ini berjalan dengan sukses, dengan 32 peserta kategori ganda putra bebas,” kata Saleh kepada narahubung.id usai laga Final Kejuaraan tersebut, Selasa (18/1/2022).

“Insya Allah tahun depan akan dilaksanakan lagi Kejuaraan Pangeran Khar Cup III. Turnamen ini juga mendorong agar bibit baru agar petenis handal di Kaltara akan muncul, uniknya lagi kita memiliki peserta cilik yang juga berpartisipasi pada kejuaraan ini, dan mendapat uang pembinaan oleh pak H. Nasir,” ungkapnya.

Kedepan, Saleh akan menyiapkan turnamen untuk petennis junior yang berada di Bulungan, sekalian membakar semangat para petenis lain agar terus giat berlatih.

Sementara itu, Ketua Panitia Kejuaraan Tenis Pangeran Khar Cup II, Alfiansyah menyebut kendala hujan yang terus menerus memaksa kejuaraan ini molor.

“Kendala ada di cuaca, hujan beberapa hari membuat turnamen Panngeran Cup ini mengalami molor, adapun satu hari yang hari minggu itu tidak bisa kita mainkan, hujan full seharian, untuk lainnya tidak ada kendala,”ucapnya.

Ia juga menambahkan agar prestasi yang akan datang akan ditingkatkan lagi agar para bibit-bibit baru bermunculan.

“Untuk prestasi yang akan datang, sebaiknya kita bina lagi yanng sebenar-benarnya. Harapan kedepannnya, kita akan bina terus mudah-mudahan akan berlanjut di pangeran cup III tahun depan,” tutupnnya.

Yang menarik dari kejuaraan Tennis ini adalah sosok petenis termuda di Kaltara bernama Muhammad Farhan (10) memiliki kiprah yang berbeda dari anak seusianya. Meski usianya masih belia, dirinya mampu berlaga di kancah nasional.

Ibarat buah jatuh tidak jauh dari pohonnya, bakat Muhammad Farhan juga berasal dari ayahnya yaitu Muhammad Mursid, mantan petenis andalan Kalimantan Timur (Kaltim) bagian utara di tahun 1990 hingga 2000-an silam. Sejak usia 5 tahun Farhan sudah dilatih berolahraga tenis di Tanjung Selor.

Berawal dari menyaksikan ayahnya yang juga seorang atlet tenis, Farhan saat itu langsung mencintai olahraga yang ditekuni sang ayah.

Berikut daftar juara pada turnamen ini;

Juara 1 diraih oleh Sutriso/Kasiran
Juara 2 H. Usman/M. Isa
Juara 3 Tarin Asnan dan Indra Dede

(rhl/nr)

Berita Lain