PT PKN Lepas Keberangkatan Penerima Beasiswa ke Universitas Kristen Maranatha Bandung

narahubung.id – PT Pesona Khatulistiwa Nusantara (PKN) memiliki program beasiswa untuk putra putri Bulungan sejak tahun 2019 lalu. Di tahun 2021, ada 3 anak penerima beasiswa yang masuk ke Universitas Kristen Maranatha Bandung.

PT PKN melepas keberangkatan mahasiswa penerima Beasiswa tahun 2021 ini pada, Minggu (15/5/2022) kemaren, yang mana perkuliahan luringnya baru terealisasi di tahun 2022 ini. Penyebabnya karena pandemi COVID-19 yang mengharuskan aktifitas perkuliahan secara daring. Baru di tahun 2022 ini pihak Universitas mewajibkan perkuliahan tatap muka.

Fiza Sulaeman, Community Development (Comdev) Health & Education PT PKN mengatakan, pihak PT PKN memfasilitasi penerima beasiswa ke Universitas Kristen Maranatha, yang sebelumnya menjalankan perkuliahan daring.

“Kemaren, karena mereka sudah mulai luring atau tatap muka kita fasilitasi untuk keberangkatan mereka ke Bandung. Sekaligus kita berikan fasilitas seperti, kontrakkan tempat tinggalnya, perlengkapan kebutuhan mereka selama di Bandung,” kata Fiza kepada narahubung.id, Kamis (19/5/2022).

Selain itu, ada berbagai macam fasilitas yang disediakan oleh PT PKN kepada penerima beasiswa tersebut. Diantaranya, insentif perbulan sebasar Rp 1 Juta Rupiah selama 4 tahun menempuh pendidikan dan uang kebutuhan perkuliahan.

“Untuk jurusan yang di ambil oleh penerima beasiswa adalah Sastra China. Untuk gelombang berikutnya masih dalam proses seleksi di tahun 2022. Tapi, mudah-mudahan hal serupa akan kita lakukan lagi,” jelasnya.

Oleh karena itu, proses penerimaan beasiswa PT PKN ini memiliki tahapan-tahapan. Tahapannya antara lain, test psikotest dan wawancara. Tahapan tersebut bertujuan agar bisa mengidentifikasi kemampuan dan semangat calon penerima beasiswa tersebut.

“Proses dan tahapan yang kita lalui itu seperti psikotest, agar kami bisa mengarahkan mereka cocoknya kemana, sesuai kapasitas lah. Yang kedua proses seleksi itu wawancara tatap muka bersama tim dari PT PKN bertujuan untuk menggali informasi, terutama informasi semangat mereka, karena bukan sekolah di Bulungan, kita akan keluar dari Kalimantan, suasana berbeda, budaya berbeda, apakah kita siap beradaptasi,” ungkapnya.

Namun begitu, syarat calon penerima beasiswa tersebut di utamakan berasal wilayah dampingan perusahaan. Walaupun beberapa anak penerima berasal dari Tanjung Selor dan daerah-daerah yang tidak terdampak. Tetapi, prioritaskan PT PKN tetap pada penerima beasiswa yang telah di rekrut dari awal. Yakni, penerima sejak masih duduk di bangku SMA Sederajat.

“Salah satu yang baru kita didirikan yaitu, asrama putra dan putri. Jika kuotanya masih belum memenuhi, kita rekrut penjaringan di desa-desa pendampingan. Jika tidak terpenuhi juga, diluar juga kita rekrut. Jadi, jika sudah terpenuhi kita tidak lebar kemana-mana. Step by step nya mulai beasiswa SMA, lalu ring sesuai dampak aktifitas perusahaan, tidak dapat juga baru keluar dari situ,” bebernya.

Untuk tahun 2022 ini, PT PKN membuka penerimaan beasiswa sedikit banyak. Ada sekitar 11 Universitas yang coba ditawarkan. Saat ini ada sekitar 121 anak yang telah di jaring. Terealisasinya yang bertahan kurang lebih ada sekitar 96 anak untuk disebar ke 11 Universitas.

“Namun, untuk data jumlah penyebaran di Universitasnya masih dalam tahap pemilahan lebih lanjut. Untuk ke Universitas A berapa anak, untuk ke Universitas B berapa anak masih dalam tahap kurasi dan memilah. Terus, untuk fokus utama yang ingin saya berikan itu lebih kepada pengantar anak dari Bulungan ke Universitas Kristen Maranatha,” ucapnya.

“Sementara itu, 3 anak penerima dari Bulungan di tahun 2021 kemaren. Yakni, 2 anak berasal dari desa Binai, 1 anak berasal dari desa Gunung Sari, 2 laki-laki, 1 perempuan yang berangkat ke Bandung,” tutupnya.

Berita Lain