Puluhan Brand Lokal Meriahkan POT Market
TARAKAN, narahubung.id – Puluhan brand distro lokal mengikuti POT Market di Pot Coffee, Tarakan, 27 September sampai dengan 1 Oktober 2020.
Gelaran tersebut berhasil menyedot ratusan pengunjung. Selain menjajakan sejumlah produk yang diperjualbelikan dari puluhan brand lokal yang berpartisipasi. Produk yang ditawarkan pun tersedia dalam konsep yang universal seperti tas, pakaian, sepatu dan beberapa aksesoris lainnya yang dapat digunakan untuk berbagai kalangan.
“Sejauh ini antusias pegunjung sangat responsif karena selain mempertemukan brand-brand lokal, di POT Market pengunjung bisa membeli barang yang variatif,” ujar owner POT Coffee, Reza Gustriant saat disua narahubung.id.
Reza mengatakan POT Market sebagai ajang memamerkan produk pakaian produsen lokal. Menurut Reza, kualitas produsen pakaian lokal tidak kalah bagus dengan produsen kota lainnya.
“Ini ajang bagaimana memancing kreativitas anak muda yang ada di Tarakan. Bicara kualitas mulai dari desain sampai bahan kita ga kalah kok sama brand luar. Makanya kedepan ini akan kita buat setiap akhir bulan. Sementara kita perkenalan dulu,” inbuhnya.
Adanya event seperti ini, menjadi ajang promosi bagi peserta pameran. Seperti yang dilakukan peserta pameran BOMBASS, Distro lokal asal Lingkas Ujung.
“Selain sebagai ajang penjualan produk,POT Market ini juga kami maksimalkan untuk promosi brand BOMBASS,” ujar Echa, pemilik dari brand BOMBASS.
Ada puluhan brand lokal yang ikut acara tersebut. Diantaranya, BOMBASS, TRIANGLE, EITMILES, TARAKAN CLOTH, SMAF LTD, LOWMASK, BOOMBONE, dan HREGARIOUS.
Sementara untuk tenant marchandise diisi POT Stuff, ARTICOLOR, MEL TIE DIE, dan TUKU Store.
Selain itu, sejumlah second brand juga ikut meramaikan POT Market, mulai dari Welcome Second, Sarang Curut, Nastaljik, Havana, Sabimarket, Welthift, Heaven, dan Bekantan Tangguh by Panji. (dc/nr)
