Raup Cuan dari Bisnis Ikan Cupang, Afrien : Kita Sudah Jual Sampai ke Malaysia!
TARAKAN, narahubung.id – Tren ikan cupang meruak saat pandemi COVID-19. Pembudi daya ikan cupang ketiban untung, salah satunya Mohammad Afrien, warga asal Kota Tarakan.
Afrien mengelola Betta Fish Tarakan di rumah yang disulap menjadi area budi daya ikan cupang. Mulai berbisnis ikan cupang sejak 2018, diakui Afrien penjualan terbaiknya ada di tahun ini.
“Puncaknya memang di tahun ini. Sejak pandemi COVID-19 ini permintaan cukup tinggi,” ujarnya saat disua narahubung.id, Kamis (29/10/2020).
Rupanya, aktivitas jual-beli di Betta Fish Tarakan tidak hanya menyasar masyarakat Kaltara dan Indonesia saja, melainkan hingga eskpor ke luar negeri.
“Untuk penjualan, selain pasar lokal biasa kita juga kirim ke Medan dan Tanggerang. Bahkan kita sudah jual sampai ke Malaysia. Belum lama ini saya mengirim ke Sabah,” katanya.
Di Betta Fish Tarakan, cupang berjenis plakat jadi yang paling diminati. Cupang ini mempunyai ciri-ciri sirip dan ekornya yang pendek. Warnanya sendiri tidak terlalu mencolok dengan tubuhnya cukup besar dan kokoh.
“Kalau yang kita jual itu cupang jenis plakat dengan beberapa varian warna. Ada Avatar Gordon, Galaxy Multi, Blue Rim, Nemo Galaxi, Koi Galaxy dan Marble,” sebutnya.

Harga dari ikan cupang plakat biasanya bervariasi, berkisar Rp 25 ribu hingga Rp 1,2 juta. “Termurah itu Marble dan termahal Avatar Gordon,” pungkasnya.
Bagi kalian penggemar ikan cupang, bisa mengakses laman instagram @bettafishtrk atau datang langsung ke gerai Betta Fish Tarakan di Jalan Kampung Satu, Kota Tarakan. (dc/nr)