Ribuan Pemuda Dayak Kaltara Ramaikan Mubes Pertama

narahubung.id – Pemuda Dayak Kalimantan Utara (PDKU) menggelar Musyawarah Besar (Mubes) Ke-1. Pembukaan Mubes tersebut dihadiri ribuan pemuda dayak yang berasal dari seluruh sub etnis dayak yang ada di Kaltara.

Ketua Panitia Acara, M. Dicky Umacina mengatakan, peserta yang hadir sekitar 3000 ribu orang. Mulai dari Dayak Abai, Dayak Agabag, Dayak Belusu, Dayak Kayan, Dayak Kenyah, Dayak Lundayeh, Dayak Punan, Dayak Sa’ban dan lainnya.

“Hari ini 3000 Pemuda Dayak Kaltara mencatat sejarah di Tanjung Selor dalam musyawarah besar pertamanya,” kata Dicky pada sambutannya, Sabtu (30/7/2022).

Ia menyampaikan terimakasih kepada para tokoh adat yang berkenan hadir langsung dalam mubes pertama tersebut. Ucapan yang sama juga disampaikan kepada seluruh stakeholder dan masyarakat yang telah mensukseskan kegiatan ini.

“Semoga mubes pertama ini dapat menghimpun dan menghasilkan kontribusi positif bagi pembangunan di Kaltara,” paparnya.

Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang, mengapresiasi jumlah peserta yang telah hadir. Mulai dari wilayah perkotaan, perdesaan, pedalaman dan pesisir.

“Semangat solidaritas membara ini jangan hanya di awal saja. Harus bisa dipelihara ke depan hingga generasi penerus di Kaltara,” katanya.

Zainal mengaku bangga karena gelaran mubes perdana ini disemarakkan dengan berbagai tradisi adat budaya. Seperti tradisi meja panjang yang dilaksanakan kemarin malam.

“Saya sangat bangga Pemuda Dayak Kaltara masih memegang teguh akar budaya dan melestarikannya. Ini memang sangat penting dan butuh dukungan dari generasi muda,” paparnya.

Mantan Wakapolda Kaltara tersebut berpesan, agar Pemuda Dayak Kaltara bisa selalu kompak, baik dengan sesama sub etnis dan suku lain yang ada di Kaltara. Penting untuk adanya sinergitas dan kerukunan yang harus dipelihara.

“Harus selalu kompak dan bersama sama membangun Kaltara. Curahkan pikiran dan inovasi yang bagus untuk bersinergi membangun Kaltara Rumah Kita,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Kaltara, Irjen Pol Daniel Adityajaya, turut menyampaikan rasa bangganya atas terselenggaranya mubes perdana pemuda dayak di Kaltara. Acara ini dinilai penting karena menjadi bentuk eksistensi keberadaan mereka.

“Pemuda diistilahkan sebagai tulang punggung bangsa. Kalau tulang punggung nya tidak ada, seluruh badan tidak bisa bekerja dengan baik,” katanya.

“Suku Dayak sendiri memiliki peran penting di Kalimantam Utara. Jadi saya harap pemuda dayak di Kaltara bisa berperan dengan baik dengan terus semangat,” tambahnya.

Adapun, Danrem 092/Maharajalila, Brigjen TNI Rifki mengatakan, gagasan untuk mubes pertama ini merupakan ide yang brilian. Ia berpesan agar Pemuda Dayak di Kaltara bisa senantiasa bersatu dan menjaga nilai luhur nenek moyang.

“Dengan nilai budaya dan ajaran leluhur Nenek Moyang Suku Dayak, saya yakin untuk Pemuda Dayak bangkit, bersatu dan maju tidaklah sulit,” singkatnya. (rhl/nr)

Berita Lain