Simbol Kebhinekaan, Jalan Gelatik Dicanangkan Sebagai Kampung Pancasila
narahubung.id – Jalan Gelatik, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan dicanangkan sebagai kampung pancasila oleh Bupati Bulungan Syarwani, Rabu (6/4/2022). Program ini diinisiasi Kodim 0903/Bulungan.
Menurut Syarwani, dalam sekala kecil di Jalan Gelatik ini dihuni oleh berbagai agama dan suku. Namun, hal ini menjadi sebuah kekuatan. Walaupun latar belakang berbeda. Tetapi, tetap bersatu seperti simbol persatuan dan kebhinekaan.
“Nah, ini yang harus kita rawat untuk memastikan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) di wilayah Kabupaten Bulungan,” kata Syarwani kepada narahubung.id usai meresmikan kampung pancasila, Rabu (6/4/2022).
Kemudian, ideologi pancasila juga diharapkan bisa merasuk dan hidup di tengah masyarakat Bulungan. Menurutnya, kampung pancasila ini penting dalam rangka membangun kesadaran berbangsa dan bernegara. Khususnya bagi generasi muda.
“Sekarang ini kita tidak bisa menutup mata munculnya penyebaran paham radikalisme di Kabupaten Bulungan,” bebernya.
Karena itu, upaya pencegahan harus terus dilakukan. Salah satunya, dengan membentuk kampung pancasila yang diinisiasikan oleh Kodim 0903/Bulungan.
“Kampung pancasila ini bisa menjadi wadah bagi masyarakat dalam mencegah radikal,” ungkapnya.
Sementara itu, Dandim 0903/Bulungan Kolonel Inf Akatoto mengatakan, pemahaman nilai pancasila akan dilaksanakan disini. Artinya, kedepan akan ada kegiatan sosialisasi maupun edukasi dalam upaya ketahanan dan pertahanan.
“Yang jelas pemahaman nilai pancasila akan dilaksanakan di Jalan Gelatik ini,” ungkapnya.
Selain di Tajung Selor, Kodim 0903/Bulungan juga akan menggerakan Danramil. Diharapkan, dalam satu kecamatan ada kampung pancasila yang terbentuk.
“Sekarang ini masih langkah awal. Tetapi kegiatan di kecamatan akan terus kita galakan,” bebernya.
Dengan terbentuknya satu kampung di setiap kecamatan maka hal itu akan mencermikan kerukunan agama maupun gotong royong bagi desa lainnya.
“Kita berharap kesejahteraan masyarakat bisa meningkat,” harapnya.
Untuk bisa menetapkan satu wilayah menjadi kampung pancasila. Ada beberapa indikator yang harus dipenuhi. Salah satunya, kemajemukan di setiap wilayah.
“Biasanya, kemajemukan ini dijadikan satu alasan orang untuk memecah belah kita. Jadi, kemajemukan ini kita harapkan mereka bisa bekerja sama dengan baik,” pungkasnya. (rhl/nr)