Simbol Pengingat Masa Kejayaan Kesultanan Bulungan
narahubung.id – Rangkaian acara pada peringatan Hari jadi Kota Tanjung Selor ke-231 dan Kabupaten Bulungan ke-61 sangat menarik. Salah satu rangkaian pada kegiatan tersebut ialah ziarah makam Sultan dan pemberian gelar kepada Bupati Bulungan beserta sejumlah pejabat yang dilaksanakan pada Jumat (15/10/2021).
Sebelum ziarah, Bupati dan rombongan terlebih dulu melaksanakan sholat Jumat di Masjid Jami Sultan Muhammad Kasimuddin, Tanjung Palas. Kemudian dilanjutkan dengan ziarah ke makam Sultan yang terletak persis di belakang masjid bersejarah tersebut.
Lanjut, rombongan menginjakan kaki di ‘Rumah Raya’. Rumah yang dulunya didiami oleh pemangku Sultan/Perdana Menteri Kesultanan Bulungan.
Kedatangan Bupati Syarwani dan rombongan disambut tarian adat ‘Jugit Demaring’, salah satu tarian klasik khas Bulungan.
Pada kesempatan ini, gelar adat ‘Pangeran Pranata Setia’ pun disematkan kepada Bupati Bulungan, Syarwani.
Tak hanya itu, Wakil Bupati Ingkong Ala juga dianugerahi gelar adat Kanjeng Raden Tumenggung Suryo Wibisono, Kapolres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona Pangeran Aswara Wira Setia, serta Dandim 0903/Bulungan Kolonel Inf Akatoto mendapat gelar Pangeran Aswara Wira Yudha.
Gelar ini bermakna tamu terhormat yang memiliki dedikasi dalam membangun Kota Tanjung Selor dan Kabupaten Bulungan.
Syarwani dalam sambutannya begitu mengapresiasi upacara tradisi khas Bulungan dalam rangka merayakan hari jadi kabupaten tertua di Kaltara ini. Ia juga mengingatkan pentingnya untuk mengingat sejarah perjuangan era Kesultanan Bulungan.
“Kami pun salah satu warga masyarakat Tanjung Palas, sebagai salah satu orang Bulungan tidak bisa jadi seperti sekarang ini tanpa perjuangan dan pondasi yang diletakkan oleh para kerabat kesultanan, dan sultan-sultan sebelumnya, jauh sebelum adanya pemerintahan seperti sekarang ini,”ungkap Syarwani. (rhl/nr)