Sinar Wahyu Ironenviro Dukung Pemerintah Fasilitasi Pengelolaan Limbah B3 Insinerator
TANJUNG SELOR – Kementerian Lingkungan Hidup dan Lingkungan (KLHK) melakukan peresmian dan serah terima Insinerator limbah B3 yang bertempat di Desa Tengkapak, Kabupaten Bulungan, (19/12/2023).
Fasilitas pengelolaan yang bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kaltara ini menjadi penyedia dalam pengoperasian pengelolaan limbah B3 untuk pertama kalinya di Kaltara.
Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah Limbah B3 (Dirjen PSLB3), Ahmad Gunawan Wicaksono mengatakan dalam sambutannya, dengan seiring pandemi COVID-19 beberapa waktu lalu memicu peningkatan limbah medis.
“Pembangunan fasilitas pengelolaan ini seiring pandemi COVID di seluruh dunia, karena COVID memicum peningkatan limbah medis. Banyaknya timbulan limbah medis dan terbatasnya fasilitas pengelolaan limbah medis yang ada,” katanya.
Sejak saat itu, masing-masing pihak berkomitmen membangun fasilitas pengelolaan limbah medis yang ada di wilayahnya.
“Mulai saat itu, masing-masing pihak berkomitmen membangun. Pihak dinas kaltara melalui dlh menyediakan lahan dan infrastruktur dan penunjukan BUMD Benuanta Kaltara Jaya,” ujarnya.
Sedangkan dari KLHK berkomitmen membangun Insinerator dan menunjang pelaksanaan pembangunannya. Adapun pembangunannya sudah dibangun sejak tahun 2022 dan memiliki 1 unit kendaraan pengangkut limbah dari fasilitas kesehatan.
Sebagai informasi, pemusanahan limbah medis ini memiliki kapasitas 200 kg per jam atau 2,4 ton perhari, fasilitas ini bersifat dengan dua ruang bakar atau berbagai alat pengendalian polusi.
“Kami berharap fasilitas ini bermanfaat dan jadi solusi bagi pengelola limbah b3 dari seluruh rumah sakit di Kaltara,” harapnya
Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Kaltara, Burhanuddin yang hadir mewakili Gubernur Kaltara, Zainal A Paliwang dalam sambutannya mengungkapkan, peresmian dan serah terima Insinerator limbah B3 ini menandai langkah besar keberlanjutan kesehatan masyarakat Kaltara.
“Incinelator ini memastikan bahwa limbah B3 di Kaltara dikelola dengan baik, penyebaran virus dapat di minimalisir. Ini juga wujud komitmen pemerintah daerah demi meminimalisir dampak buruk limbah bagi masyarakat,” bebernya.
Sementara itu, Direktur PT Sinar Wahyu Ironenviro, Wahyu Maldini yang hadir pada acara tersebut mengungkapkan dukungan program ini. Ia menyebut bahwa ini merupakan langkah awal transformasi lingkungan yang bersih dan baik.
“Ini merupakan awal transformasi bagi lingkungan yang bersih dan baik. Semoga pengelolaan limbah B3 sesuai dengan standar bagi Kaltara,” ungkapnya.
Ia berharap ini merupakan bagian dari program prioritas masyarakat, sebab saat pandemi COVID limbah medis sangat melonjak.
“Ini merupakan program prioritas masyarakat, apalagi pada saat pandemi COVID-19 meningkatkan limbah medis,” tutupnya.
