Tak Sampai 24 jam, Kebakaran Kembali Landa Tarakan
TARAKAN – Belum sampai 24 jam kebakaran yang terjadi di Selumit Pantai, kebakaran kembali melanda rumah warga di daerah ‘Kampung Baru’, Jalan Jenderal Sudirman, RT 29, Kelurahan Karang Anyar dan RT 3 Kelurahan Pamusian, Tarakan Barat. Dalam kejadian tersebut, tiga unit rumah terdampak akibat ganasnya api yang terjadi sekira pukul 14.30 Wita, Selasa (22/8/2023) kemaren.
Salah satu korban kebakaran, Lidang menerangkan, saat itu ia sedang berada di sekitar rumah. Namun, awal mula api berasal di salah satu rumah tetangganya dan ia lihat sudah membesar.
“Rumah milik tetangga saya yang berbahan kayu itu sangat cepat membesar dan merambat ke rumah lain. Terus disitu saya dengar anak-anak menangis, memanggil mamanya. Setelah itu saya panggil tetangga, untuk beri tahu kebakaran,” ungkapnya.
Rumah yang ia dan keluarga hunj hampir 30 tahun tersebut sebagian terbakar, hanya mampu menyelamatkan satu unit mesin cuci dan dokumen berharga. Ia mengaku, tiga rumah yang terbakar milik Endah, Arwan dan Sitorus.
Sementara itu, Sitorus yang juga menjadi korban kebakaran mengatakan, saat terjadi kebakaran ia bersama istrinya. Surat-surat berharga yang ia selamatkan terlebih dahulu dan disimpan didalam tas.
“Saya sudah pasrah dan amankan barang-barang. Sempat juga barang kulkas, kasur, sofa dan mesin cuci dibawa keluar rumah. Syukurnya dibantu sama warga-warga di sini,” ungkapnya.
Ia mengaku hanya bisa pasrah, atap rumahnya dibongkar paksa oleh warga. Dengan tujuan untuk menghentikan api tidak merembet ke rumah lain.
“Saya tadi bantu menyiram dan api belum terlalu besar,” ucapnya.
Sementara itu, Kabid Pemadam Kebakaran pada Satpol PP Tarakan, Eko Santoso mengatakan, kebakaran diduga terjadi sekira pukul 14.30 Wita. Namun pihaknya baru menerima informasi sekira pukul 14.50 Wita. Setelah itu petugas pemadam kebakaran sektor barat menuju ke TKP kebakaran pada 7 menit kemudian.
“Dugaan titik awal kebaran terjadi di rumah Endah. Itu kondisinya api sudah membesar dan melahap rumah warga sekitar 25 persen,” sebutnya.
Upaya pemadaman juga turut dibantu PT Pertamina, BPBD Tarakan, relawan pemadam kebakaran serta masyarakat. Ia mengakui, kesulitan menuju TKP kebakaran. Sebab jalan menuju TKP hanya ada satu jalur dan melewati tanjakan.
“Kami hanya bisa melewati jalan di depan gedung Gadis,” tuturnya.
Akhirnya api sudah bisa dipadamkan sekira pukul 15.25 Wita. Data sementara, dua unit rumah yang terbakar dan empat unit rumah terdampak kebakaran. Diantaranya rumah milik Sitorus, Petronius dan Bobi.
Informasi sementara, api diduga berasal dari dapur rumah Endah. Namun pihaknya amsih menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian. Kondisi rumah Endah, mayoritas brrbahan kayu. Sehingha lebih cepat merembet ke bahan bangunan lain.