TMMD ke 116 Resmi Ditutup, Karya Bakti TNI ke Masyarakat

narahubung.id – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 116 Kodim Tarakan resmi ditutup oleh Pangdam VI Mulawarman, Mayjen Tri Budi Utomo di Universitas Borneo Tarakan (UBT), Kamis (8/6/2023).

Kegiatan yang bertujuan untuk membantu percepatan pembangunan pemerintah daerah ini, dilakukan serentak di sejumlah daerah di Indonesia.

“Jadi, TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang ke 116 ini tujuannya adalah, yang pertama untuk membantu percepatan pembangunan pemerintahan daerah, jadi pemerintah daerah ada memang yang sudah dibangun dan kita ingin mempercepat pembangunan itu disemua sektor yang mungkin juga belum tersentuh di pemerintahan daerah,” kata Mayjen Tri Budi Utomo kepada awak media.

Pada prinsipnya, kegiatan ini berupaya bagaimana TNI dan rakyat bisa bersama-sama menanggulangi ketahanan pangan kedepannya.

“Dasarnya adalah, bagaimana kita ingin agar TNI dengan rakyat ini tetap manunggal ya. Jadi, manunggalnya terus berlanjut sampai dengan ketahanan nasional pada intinya,” ucapnya.

Pangdam juga mengemukakan, hasil dari TMMD ini sendiri sesuai dengan perencanaan awal yang di 30 hari sebelumnya telah dipaparkan oleh masing-masing Kodim. Hal tersebut telah sesuai dengan yang ditargetkan oleh mabes TNI.

“Jadi, ada di kodim Tarakan sini, kemudian ada di Kodim Kutai Barat, lalu Kodim Hulu Sungai Tengah, kemudian Kodim Kota Baru. Dan mereka sudah membuat perencanaan dan hasilnya memang sudah 100 persen terjawab dan sudah memenuhi apa yang telah di targetkan oleh mabes TNI,” ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa TMMD di Tarakan termasuk unik. Sebab, ada sasaran nonfisik yang dilakukan lewat penyuluhan pembudidayaan rumput laut. Hal ini disebut sebagai sektor yang berpotensi untuk kedepannya.

“Dan yang disini yang menarik bagi saya adalah, bagaimana kita setelah masa covid-19 itu ada penyuluhan-penyuluhan untuk meningkatkan UMKM. Nah, itulah yang unik dan harus dikembangkan diseluruh masyarakat. Khususnya yang menarik ini adalah di Tarakan. Yaitu penyuluhan pembudidayaan rumput laut,” sebutnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kaltara, Yansen TP mengatakan bahwa TMMD ini adalah karya bakti milik TNI kepada masyarakat. Ini merupakan bukti bahwa TNI adalah milik rakyat.

“Nah, ini merupakan satu pembuktian bahwa TNI itu milik rakyat, dan dari itu yang utama persoalan-persoalan yang tidak bisa ditangani oleh pemerintah daerah, bisa dituntaskan oleh TNI. Oleh sebab itu, ini menjadi sebuah harapan kita kedepannya, tidak hanya satu Kodim saja, tapi diharapkan di semua Kodim. Sehingga, penanganan krusial yang selama ini tidak bisa ditangani oleh daerah, bisa dituntaskan oleh TNI,” ungkap Yansen TP.

Oleh karena itu, mantan Bupati Malinau tersebut, mengucapakan apresiasi setinggi-tingginya kepada TNI dalam hal ini.

“Untuk itu, saya ucapkan terimakasih kepada pak Pangdam, beserta jajaran dan prajurit yang ada atas karya bakti yang luar biasa untuk mengkokohkan kehidupan masyarakat berbangsa di kota Tarakan, khususnya di Kalimantan Utara (Kaltara),” tutupnya. (rhl/nr)

Berita Lain