UT Tarakan Fest 2023 Resmi Digelar, Perlombakan Esport dan Kesenian
TARAKAN – Universitas Terbuka (UT) Tarakan Fest 2023 resmi digelar. Pada pembukaan kegiatan ini, UT Tarakan Fest 2023 memperlombakan olahraga Esport yang kini menjadi trend anak muda. Mulai dari game PUBG, Mobile Legend, Free Fire, hingga Football PES PlayStation 4.
Direktur UT Tarakan, Rahmaddian yang hadir dan membuka langsung kegiatan tersebut mengungkapkan, bahwa UT Tarakan dalam mewadahi olahraga Esport di Kaltara.
“Kita memberi wadah kepada adik-adik, apalagi sekarang Esport ini bukan lagu ajang permainan biasa, tapi olahraga. Dengan adanya kompetisi ini, paling tidak mereka bisa terus mengasah dan disamping itu kita juga untuk memperkenalkan UT,” katanya usai membuka event UT Tarakan Fest 2023, Jumat (1/9/2023).
Selain segmentasi yang kian meluas, UT Tarakan yang sebelumnya didominasi mahasiswa yang sudah bekerja dan usia yang tua. Kini, keterlibatan kaum milenial dengan UT Tarakan bisa terus berjalan.
“Jadi, UT ini tidak hanya untuk yang tua-tua, tapi sekarang UT hadir pun untuk kaum milenial. Apalagi, UT perguruan tinggi yang menggunakan teknologi. Nah, mangkanya itu kita tunjukkan juga hal-hal yang berbau teknologi,” ujarnya.
Pada gelaran UT Tarakan Fest 2023, jumlah peserta yang berpartisipasi mencapai 650. Adapun lomba dibuka secara umum untuk seluruh wilayah Kaltara dengan total uang pembinaan Rp 52 Juta.
“Jumlah peserta sekitar 650 dari semua kelompok. Dari Pelajar dan Umum yang berada di provinsi Kaltara. Kita juga menyediakan uang pembinaan untuk setiap perlombaan itu berbeda-beda. Itu juga sudah disusun oleh panitia, untuk total uang pembinaan sekitar Rp 52 Juta,” ungkapnya.
Kemudian, pada kompetisi ini, UT Tarakan juga telah menyiapkan beberapa beasiswa untuk atlet-atlet Esport yang nantinya berprestasi.
“UT juga tengah menyiapkan beasiswa untuk atlet-atlet Esport berprestasi,” bebernya.
Selain perlombaan olahraga Esport, UT Tarakan Fest 2023 juga mengadakan perlombaan seni. Yakni, Tari dan Musik kegiatan tersebut rencananya digelar pada tanggal (5-6/9/2023) nanti.
“UT Fest ini baru kita adakan, mangkanya seperti yang saya katakan tadi disambutan, ini merupakan agenda tahunan di UT Tarakan. Tidak hanya di Tarakan, tapi diseluruh provinsi Kaltara,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua ESI Tarakan, Ansar memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada UT Tarakan yang bersedia memberikan wadah kepada atlet-atlet Esport di Kaltara untuk berkompetisi.
“Kami berterima kasih banyak ya kepada UT Tarakan. Jadi, sebenarnya ada beberapa di daerah itu perusahaan swasta atau instansi yang juga mengadakan event Esport,” ungkapnya.
Ia juga menerangkan, bahwa kompetisi bagi atlet Esport merupakan ajang pembuktian dan mengasah siapa yang paling jago dan berprestasi. Hal ini agar mempermudah bagi ESI untuk menjaring atlet.
“Ini merupakan ajang pembuktian ya, siapa sih sebenarnya yang paling jago diantara kalian. Ini juga agar mempertemukan bahwa oh, ini yang juara di kompetisi UT kemaren, kita bisa menjadikan dia atlet ESI Tarakan dengan cara latihan dan sebagainya,” bebernya
Kemudian, dengan adanya kompetisi yang masif, atlet-atlet yang berpotensi bisa terus termonitor. Apalagi, atlet merasa bingung kalau kompetisi minim.
“Memang ada beberapa pertimbangan dari kami itu pertama, mereka nih kalau tidak ada Turnamen tidak bisa ngapai-ngapain. Layaknya sepak bola kalau tidak ada liga 1 itu tidak ada artinya pemain sepak bola. Sama dengan Esport, kalau tidak ada Turnamen seperti ini, kita agak berat untuk mengasah skillnya,” tutupnya. (nr/rhl)
