Ketua DPRD Kaltara Hadiri Misi Dagang Jawa Timur, Perkuat Peluang Kerja Sama Ekonomi Antardaerah
TARAKAN – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara, H. Achmad Djufrie, S.E., M.M., menghadiri kegiatan Misi Dagang Provinsi Jawa Timur dengan Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2026 yang diselenggarakan di Hotel Tarakan Plaza, Selasa (8/9/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi kedua pemerintah provinsi untuk memperkuat hubungan kerja sama di bidang perdagangan dan perekonomian. Melalui misi dagang tersebut, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan dipertemukan untuk menjajaki peluang kerja sama, memperluas jaringan bisnis, serta mendorong pemasaran produk unggulan dari masing-masing daerah.
Misi dagang antardaerah memiliki peran penting dalam membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk lokal. Jawa Timur dan Kalimantan Utara memiliki karakteristik serta potensi ekonomi yang dapat saling melengkapi, sehingga kerja sama yang terarah diharapkan mampu memberikan manfaat bagi pelaku usaha maupun masyarakat.
Bagi Kalimantan Utara, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi komoditas unggulan daerah sekaligus mendorong peningkatan daya saing produk lokal. Penguatan hubungan dagang juga diharapkan dapat membuka peluang distribusi produk ke pasar yang lebih luas serta memperkuat keterhubungan antara produsen, distributor, dan konsumen.
Selain perdagangan, misi dagang juga membuka ruang bagi pengembangan kerja sama investasi dan penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pelaku usaha membutuhkan dukungan berupa perluasan jaringan pemasaran, kemudahan memperoleh informasi pasar, serta peluang kemitraan yang dapat mendorong pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.
Dalam konteks pembangunan ekonomi daerah, perluasan kerja sama antardaerah menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan aktivitas ekonomi sekaligus memperkuat daya saing. Kolaborasi yang berkelanjutan diharapkan mampu mendorong pertukaran produk, pengetahuan, dan pengalaman dalam pengembangan sektor usaha yang memiliki potensi pertumbuhan.
Kehadiran Ketua DPRD Kaltara dalam kegiatan tersebut menunjukkan dukungan lembaga legislatif terhadap berbagai upaya penguatan perekonomian daerah. DPRD memiliki peran dalam mendukung kebijakan yang mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat iklim investasi, serta menciptakan peluang usaha yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Kerja sama perdagangan yang terbangun juga diharapkan tidak berhenti pada pertemuan formal, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui kemitraan bisnis yang konkret dan berkelanjutan. Dengan demikian, peluang yang muncul dari misi dagang dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pelaku usaha di kedua provinsi.
Melalui kegiatan Misi Dagang Jawa Timur dan Kalimantan Utara Tahun 2026, diharapkan hubungan ekonomi kedua daerah semakin kuat, pemasaran produk unggulan semakin luas, dan kesempatan investasi semakin terbuka. Sinergi pemerintah daerah, DPRD, dan dunia usaha menjadi modal penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bumi Benuanta. (hms)